ALAT PENANGKAPAN IKAN (API) SURROUNDING NETS, SEINE NETS DAN DREDGES NETS
Surrounding Nets
Surrounding
net menurut Nomura dan Yamazaki (2015), merupakan alat tangkap ikan
dengan melingkari gerombolan ikan dan ikan masuk ke kantong atau kantong
bentukan, misalnya purse sein. Menurut International Standard
Statistical Classification on Fishing Gear (ISSCFG) yang dikeluarkan oleh
FAO pada tahun 1990 kelompok alat tangkap surrounding nets yaitu:
2. one boat operated purse seines
3. two boat operated purse seines
4. without purse lines (lamparas)
Alat tangkap jaring lingkar adalah alat penangkapan ikan yang
dalam pengoperasiannya mempunyai prinsip penangkapan dengan melingkari
gerombolan ikan yang menjadi sasaran tangkap menggunakan jaring yang cara
pengoperasiaanya adalah dengan menggunakan perahu/kapal sekaligus didukung
sarana alat bantu penangkapan ikan (ABPI) untuk mendukung pengoperasiannya.
Berikut beberapa alat tangkap yang termasuk kedalam klasifikasi alat penangkapan
ikan Surrounding net menurut BPPI (Balai Besar Pengembangan Penangkapan
Ikan-Semarang):
a. Pukat cincin satu kapal: (Singkatan: JLPC-1K, Kode: 01.1.1)
b. Pukat cincin dua kapal: (Singkatan: JLPC-2K, Kode: 01.1.2)
2. Jaring lingkar tanpa tali kerut (lamparas): (Singkatan: JLLA, Kode: 01.2.0)
Surrounding net atau jaring lingkar merupakan alat tangkap yanh sifatnya aktif, yang artinya alat tangkap yang dioperasikan bergerak saat menangkap ikan.
Pengoperasian
jaring lingkar dengan cara menghadang arah renang ikan. Alat ini ditujukan
sebagai penangkap ikan pelagis yang bergerombol di permukaan. Ikan pelagis
adalah ikan yang hidup di permukaan dengan kedalaman kurang dari 200 meter.
Cara pengoperasian surrounding
net terdiri dari setting, immersing dan hauling:
Setting: proses dimana alat tangkap
disiapkan hingga diturunkan kedalam perairan. Biasanya sebelum diturunkan, akan
diberikan umpan terlebih dahulu di mata pancing.
Immersing: yaitu proses perendaman
alat tangkap guna mendapatkan ikan yang menjadi target tangkapan.
Hauling: Proses hauling
merupakan proses pengambilan alat tangkap dan hasil tangkapan yang didapatkan.
Hasil tangkapan surrounding
net
ialah ikan-ikan pelagis kecil seperti Kembung (Rastrelliger spp),
Selar (Atule mate), Teri (Engraulidae sp) dan Tembang (Sardinella
gibbosa).
Wilayah penangkapan ikan dengan menggunakan alat tangkap surrounding net yang mana diatur dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No 18 Tahun 2021 tentang Penempatan Alat Penangkapan Ikan dan Alat Bantu Penangkapan Ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia dan Laut Lepas Serta Penataan Andon Penangkapan Ikan.
Seine nets
menurut Von Brandt (1984) yaitu alat tangkap yang menggunakan sayap, kemudian
ditarik (seperti pukat pantai atau beach seine). Menurut International
Standard Statistical Classification on Fishing Gear (ISSCFG) yang
dikeluarkan oleh FAO pada tahun 1990 kelompok alat tangkap surrounding nets yaitu:
1. Beach
seines
2. Boat
or vessel seines
3. Danish
seines
4. Scottish
seines
5. Pair
seines
6.
Seine nets
Pukat tarik merupakan alat
penangkap ikan modifikasi yang terbuat dari jaring tanpa alat pembuka mulut
jaring. Pengoperasian alat ini dengan melingkari gerombolan ikan dan menariknya
ke kapal melalui selambar dikedua sayapnya. Berikut beberapa alat tangkap yang
termasuk kedalam klasifikasi alat penangkapan ikan Surrounding net menurut
BPPI (Balai Besar Pengembangan Penangkapan Ikan-Semarang):
2. Pukat tarik berkapal (Singkatan: PTK, Kode: 02.2.0)
a. Payang (Singkatan: PTK-Py, Kode: 02.2.1)
b. Dogol (Singkatan: PTK-Dg, Kode: 02.2.2)
c. Cantrang (Singkatan: PTK-Cn, Kode: 02.2.3)
d. Lampara dasar (Singkatan: PTK-Ld, Kode: 02.2.4)
3. Pukat tarik lainnya (Singakatan: PTL, Kode: 02.9.0)
Seine nets
atau pukat tarik merupakan alat tangkap yanh sifatnya aktif, yang artinya alat
tangkap yang dioperasikan bergerak saat menangkap ikan.
02.1.0. Pukat tarik pantai
Cara
pengoperasian pukat tarik dilakukan dengan cara melingkari gerombolan ikan / fish
target dan menariknya ke kapal yang sedang dalam kondisi berhenti /
berlabuh jangkar atauupun ke darat / pantai melalui kedua bagian sayap jaring
dan tali selambar. Cara pengoperasian Seine nets
terdiri dari setting, immersing dan hauling:
Setting: proses dimana alat tangkap
disiapkan hingga diturunkan kedalam perairan. Biasanya sebelum diturunkan, akan
diberikan umpan terlebih dahulu di mata pancing.
Immersing: yaitu proses perendaman
alat tangkap guna mendapatkan ikan yang menjadi target tangkapan.
Hauling: Proses hauling
merupakan proses pengambilan alat tangkap dan hasil tangkapan yang didapatkan.
Hasil tangkapan Seine nets
ada Petek (Leiognathidae
sp.), Kapasan (Gerres filamentosus), Cumi (Loligo sp.) dan teri (Engraulidae
sp) (Widjayana et al., 2015).
Wilayah penangkapan ikan dengan menggunakan alat tangkap Seine
nets yang mana diatur dalam Peraturan Menteri
Kelautan dan Perikanan No 18 Tahun 2021 tentang Penempatan Alat Penangkapan
Ikan dan Alat Bantu Penangkapan Ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara
Republik Indonesia dan Laut Lepas Serta Penataan Andon Penangkapan Ikan.
Alat tangkap Penggaruk (dredges) adalah merupakan
jenis alat penangkap ikan yang berbingkai kayu maupun besi yang bergerigi
ataupun bergancu pada bagian bawahnya. Alat tangkap penggaruk bisa dilengkapi
atau tanpa jaring / bahan lainnya. Sesuai namanya cara pengoperasian
alat tangkap penggaruk ini dioperasikan dengan cara menggaruk pada dasar
perairan baik itu dengan perahu atau tanpa perahu untuk menangkap
kerang-kerangan dan biota lainnya. Menurut International Standard Statistical
Classification on Fishing Gear (ISSCFG) yang dikeluarkan oleh FAO pada
tahun 1990 kelompok alat tangkap surrounding nets yaitu:
Berikut beberapa alat
tangkap yang termasuk kedalam klasifikasi alat penangkapan ikan Dredges net menurut
BPPI (Balai Besar Pengembangan Penangkapan Ikan-Semarang):
2. Penggaruk berkapal (Singkatan: PGK, Kode: 05.2.0)
Dredges net atau penggaruk merupakan
alat tangkap yanh sifatnya aktif, yang artinya alat tangkap yang dioperasikan
bergerak saat menangkap ikan.
05.1.0. Penggaruk tanpa kapal dan 05.2.0. Penggaruk
berkapal
Cara
pengoperasian Seine nets
terdiri dari setting, immersing dan hauling:
Setting: proses dimana alat tangkap
disiapkan hingga diturunkan kedalam perairan. Biasanya sebelum diturunkan, akan
diberikan umpan terlebih dahulu di mata pancing.
Immersing: yaitu proses perendaman
alat tangkap guna mendapatkan ikan yang menjadi target tangkapan.
Hauling: Proses hauling
merupakan proses pengambilan alat tangkap dan hasil tangkapan yang didapatkan.
Hasil tangkapan alat tangkap penggaruk adalah udang bulu (Anadara antiquata). Wilayah penangkapan ikan dengan menggunakan alat tangkap Dredges net yang mana diatur dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No 18 Tahun 2021 tentang Penempatan Alat Penangkapan Ikan dan Alat Bantu Penangkapan Ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia dan Laut Lepas Serta Penataan Andon Penangkapan Ikan.
DAFTAR PUSTAKA
Buku Saku Pengolah Data Alat
Tangkap Kementrian Kelautan dan Perikanan. 2017. Hal 21.
http://perikananku-id.blogspot.com/2018/03/alat-tangkap-ikan-jaring-lingkar.html?m=1.
Diakses 29 Oktober 2021.
https://perikananku-id.blogspot.com/2018/03/alat-tangkap-pukat-tarik-seine-nets.html.
Diakses 29 Oktober 2021.
Peraturan
Menteri Kelautan dan Perikanan No 18 Tahun 2021 tentang Penempatan Alat
Penangkapan Ikan dan Alat Bantu Penangkapan Ikan di Wilayah Pengelolaan
Perikanan Negara Republik Indonesia dan Laut Lepas Serta Penataan Andon
Penangkapan Ikan.
Widjayana,
A. O., A. Solichin dan S. W. Saputra. 2015. Beberapa Aspek Biologi Ikan Petek
(Leiognathus sp.) yang Tertangkap dengan Cantrang dan Arad di TPI Tawang,
Kabupaten Kendal. Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES). 4(3):
222-229.
Komentar
Posting Komentar